Jika semua
yang kita kehendaki lalu kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS.
Jika semua
yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR.
Jika setiap
doa kita terus di KABULKAN, bagaimana kita belajar IKHTIAR.
Seseorang
yang dekat dengan Allah, bukan berarti tak ada air mata.
Seseorang
yang taat kepada Allah, bukan berarti tidak ada kekurangan.
Seseorang
yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit.
Biarlah
Allah yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Allah tau yang TEPAT
untuk memberikan yang terbaik.
Ketika
kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEIKHLASAN.
Ketika
usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KESABARAN.
Ketika
hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu belajar tentang MEMAAFKAN.
Ketika kamu
telah lelah dan merasa kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang
KESUNGGUHAN.
Akankah
terus beginikah nasib “hidup” kita untuk menghabiskan umur? Berhura – hura
dengan usia? Tak terasa waktu sangatlah begitu cepat, baru kemarin rasanya
berusia belasan tahun, sekarang sudah berusia 20 tahunan saja, tiba – tiba
masuklah di usia 30 sebentar kemudian 40 tahun, tak lama terasa kemudian orang
memanggil kita dengan sebutan “mbah” pertanda kita sudah tua. Uban yang mulai
menghiasi kepala, keriput yang menghiasi kulit, dan tenaga yang tak seberapa.
Menunggu
ajal tibaaa....
Sejenak
mengintip amal catatan kita yang pernah kita ingat melakukan apasaja selama
berpuluh” tahun didunia fana ini.
Astaghfirullah......
Tak seberapa!
Sedekah hanya sekedarnya, dan kebanyakan harta yang kita gunakan untuk tanah,
rumah, usaha, dan katanya untuk investasi untuk meninggalkan harta anak cucu
yang belum tentu mereka suka.
Jika
demikian...
Apakah ruh
tidak melolong menjerit saat harus berpisah dari tubuh? “Tambahkan usiaku ya
Rabb!! Aku butuh waktu untuk beramal dan berbekal” .
“belum
cukupkah main-main mu selama 50 tahun atau 60 tahun? Butuh berapa tahun lagi
untuk mengulang pagi, sore, hari, minggu, bulan, dan tahun yang sama ! tanpa pernah
merasa kehilangan untuk menghasilkan pahala disetiap detiknya? Tidak akan
pernah cukup 1000 tahun lagi bagi yang terlena..........”
Astaghfirullah....

Ya allah menyentuh bangat, ini adalah renungan buat diri kita, khusus nya saya sendiri
ReplyDeleteya Allah postingannya masyaAllah sekali, nasehat buat aku juga ini huhuhu
ReplyDeleteMasyaAllah:'' self reminder sekali
ReplyDeleteMenyentuh sekali
ReplyDeleteArtikel yang menarik kak
ReplyDelete